
| Momen setelah sosialisasi kelistrikan menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak dan orang tua untuk memperdalam pemahaman mereka. Dalam sesi ini, tim PLN UP3 Sanggau memberikan edukasi seputar kelistrikan secara interaktif dan mudah dipahami, sehingga baik anak-anak maupun orang tua dapat memahami pentingnya penggunaan listrik yang aman dan bijak dalam kehidupan sehari-hari.(FOTO/DOK/PLN) |
energikita.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sanggau terus memperkuat upaya edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, salah satunya dengan menanamkan pemahaman sejak usia dini. Melalui lomba mewarnai bertema “PLN Mobile Ceria, Keselamatan Listrik Sejak Dini”, PLN mengajak anak-anak belajar mengenal penggunaan listrik yang aman melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (9/4) bekerja sama dengan komunitas Kampung Dongeng Singkawang tersebut diikuti puluhan anak yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain menyalurkan kreativitas melalui lomba mewarnai, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan listrik melalui dongeng interaktif yang dikemas secara sederhana dan mudah dipahami.
Manager PLN UP3 Sanggau Hendy Gita Wedhatama mengatakan bahwa pendekatan edukatif yang dikombinasikan dengan kegiatan kreatif menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan ketenagalistrikan kepada anak-anak.
“Kami ingin menanamkan pemahaman tentang pentingnya keselamatan listrik sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Melalui lomba mewarnai dan dongeng interaktif, anak-anak dapat belajar mengenali potensi bahaya listrik sekaligus memahami kebiasaan aman dalam menggunakan listrik di kehidupan sehari-hari,” ujar Hendy.
Selain memberikan edukasi kepada anak-anak, PLN juga memanfaatkan momentum kegiatan ini untuk memperkenalkan aplikasi PLN Mobile kepada para orang tua sebagai platform layanan kelistrikan yang praktis dan mudah diakses. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kelistrikan secara cepat dan transparan, mulai dari pembayaran listrik hingga pengaduan gangguan.
Salah satu orang tua peserta, Fitri, mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu memberikan pembelajaran yang bermanfaat bagi anak-anak.
“Kegiatannya sangat bagus. Anak-anak bisa berkreasi sambil belajar tentang keselamatan listrik dengan cara yang menyenangkan. Dengan dongeng seperti ini, mereka jadi lebih mudah memahami,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat Maria G. I. Gunawan menegaskan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun budaya sadar listrik di masyarakat.
“PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak. Edukasi sejak dini merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan,” kata Maria.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan berbagai komunitas menjadi strategi penting dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat sehingga pesan keselamatan listrik dapat tersampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap kesadaran akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari dalam memanfaatkan energi listrik secara aman dan bertanggung jawab. (*)
